Rabu, 06 Januari 2010

Pengalaman Spiritual

Saya di lahirkan di desa saradan, kecamatan pemalang, kab. pemalang propinsi jawa tengah pada tanggal 13 oktober tahun 1970. Keluargaku bukan seorang kyai atau seorang yang agamis. Semenjak di bangku SD saya sangat tertarik untuk belajar agama secara otodidak, sering membeli buku-buku agama di toko-toko buku terdekat. Hobi membaca buku-buku agama berlanjut sampai saya sekolah SMP, saya sekolah di SMP Negeri 2 Pemalang. Kebetulan saya punya seorang teman yang hobinya sama dengan saya yaitu membaca buku agama dan belajar agama. Sehingga kalau hari sabtu saya di ajak main ke rumah kawan saya. Disana selain kami belajar agama juga belajar untuk memberikan ceramah agama (kultum= kuliah tutuh menit). Hal yang seperti ini kami lakukan setiap hari sabtu malam minggu.

Ketika saya menginjak kelas 3 SMP, ada seseorang yang selalu mendekati saya. Saya selalu di ajak oleh orang tersebut (Namanya : Mas Basyir) untuk mengikuti pengajian tempat dia mengaji, tetapi pada waktu itu saya masih ragu, karena informasi yang saya terima dari orang-orang dan teman-teman dekatku bahwa pengajian tempat om basyir lain dari yang lain. Kata orang-orang Islamnya aneh, ada yang bilang Islam Jamaah, ada juga yang bilang awas jangan terlalu dekat dengan dia nanti bisa kena shihir, ya pokoknya omongan-omongan yang kurang enak mengenai dia sering sekali saya dengar. Mas Basyir dalam upayanya mengajak saya sangat gigih dan tidak putus asa. Pada waktu itu bulan romadhon saya dan kawan-kawan sedang mengadakan tadarus membaca Alqur'an di Musholla, dia datang dan menjelaskan beberapa ayat. Pada waktu itu dia menjelaskan surat shof ayat 13 sampai dengan ayat 14. Berawal dari situ saya mulai tidak mempedulikan omongan orang tentang kejelekan yang dituduhkan kepada Om Basyir. Akhirnya saya putuskan untuk mengikuti pengajian di tempat beliau, di Masjid yang terletak di desa Bojongbata (dilupakan nama mesjidnya). Saya ingin membuktikan benar ngak omongan orang yang dituduhkan kepada Om Basyir dan Ajarannnya. Saya ikuti terus pengajian di masjid tersebut. Ternyata yang dituduhkan oleh orang-orang selama ini tidak terbukti, kenyataanya yang diajarkan adalah Alqur'an dari bacaan, makna dan keterangan, begitu pula juga belajar Hadist dengan dimaknai dan diterangkan. Selama ini orang islam banyak yang mengakui Alqur'an sebagai kitabnya tetapi sangat sedikit yang mau mempelajarinya. Begitupula hadist juga sagat banyak, ada Hadist Bukhori, Muslim, Nasai, Ibnu Majah , sunan tirmidzi dan masih banyak lagi hadist yang lain. Selama ini saya hanya tahu ada beberapa hadist tersebut, tetapi tahu wujud aslinya hadist setelah mengaji di sana, ditempat pengajian om basyir.

Dalam perjalanan selanjutnya bukannya orang senang dengan saya mengikuti pengajian malah sebaliknya banyak saudara, teman-teman dan kerabat yang membenci saya lantaran mereka salah faham. Mereka selama ini tahunya hanya dari orang, tidak pernah membuktikan sendiri bagaimana yang sebenarnya pengajian di sana. Akhirnya di keluarga saya dibenci dan sering dicaci maki. Dan banyak teman-teman yang menjauhi saya karena saya masih tetap mengaji di sana. Situasi seperti ini berjalan terus-menerus, tetapi saya tetap mempersungguh mengaji di sana. Jarak dari rumah ke tempat pengajian cukup lumayan kurang lebih 5 km, dan melewati perkebunan tebu dan ini kami tempuh dengan sepeda ontel, frekuensi pengajiannya seminggu 3 kali. Dan ini kami lakoni terus walaupun banyak orang yang tidak senang dengan kami.

Ada sebuah pengalaman yang luar biasa yang sampai sekarang tidak saya lupakan. Dengan derasnya cercaan dari teman, saudara dan orang-orang yang dekat dengan saya. Suatu malam kami tidur, dalam tidurnya saya bermimpi naik sepeda dengan membawa Alqur'an dan Al Hadist, sepanjang perjalanan dari rumah ke tempat pengajian diterangi oleh bulan purnama, seakan bulan purnama tepat di atas kepala saya dan mnerangi terus sampai tempat pengajian. Mimpi inilah yang akhirnya membuat Saya yakin bahwa yang saya kaji adalah benar. Dan mimpi inilah yang membuat saya tetap untuk mengaji di LDII hingga sekarang.

Lantaran saya mengaji, akhirnya saya tinggal di lampung. Ceritanya pada saat itu saya sedang getol-getolnya mencari ilmu qur'an hadist, banyak saudara yang tidak senang, akhirnya mereka musyawaroh gemana kalau si pratik di pindah saja ke lampung supaya tidak mengaji lagi di tempat pengajian tersebut. Akhirnya tanpa pikir panjang ketika saya naik ke kelas 2 SMA saya langsung di pindah ke SMA Negeri Kalianda. Saat itu saya tidak bisa menolak, kebetulan yang minta saya pindah ke lampung Pak De Saya (Hi. Dulhadi) saat itu dia sebagai bupati lampung selatan, dan dalam keluarga beliau sangat berpengaruh, karena sebagian keluarga banyak di bantu oleh beliau. Benar setelah saya pindah ke lampung, gerak-gerik saya selalu diawasi dan selalu di ultimatum. Kata pak de saya "kalau masih mau sekolah dan masih mau dibiayahi jangan sekali-kali mengikuti pengajian itu". Ya saya iyakan aja, supaya aman. Ternyata perkembangan LDII di lampung juga sangat pesat. Sehingga Alhamdulillahi sampai saat ini saya masih tetap mengaji Qur'an Hadast di LDII. Dan tak lupa pula saya juga bersyukur kepada teman saya (om Basyir) yang dengan gigihnya amar ma'ruf kepada saya sehingga saya bisa menemukan kebenaran Islam. Beginilah cara Allah menyayangi kepada hambanya. Allah menunjukkan hidayah kepada orang yang dikehendaki, dan menyesatkan kepada orang yang dikehendaki. Sesungguhnya Allah memberikan dunia kepada orang yang beriman dan kepada orang yang tidak beriman, akan tetapi Allah memberikan Agama hanya kepada orang yang dicintai. Sungguh beruntung orang yang hidup sekali di dunia dikehendaki oleh Allah bisa menemukan dan menjalankan agama yang hak/benar.

Cerita semacam ini, saya yakin bukan saya saja yang mengalaminya. Akan tetapi masih banyak teman-teman yang ceritanya mungkin lebih dari ini. Kepada teman-teman yang mempunyai cerita perjalanan hidupnya sehingga sampai sekarang tetap mengaji qur'an Hadist di LDII bisa dikirimkan ke alamat email saya : kuspratiknyo@yahoo.com dan cerita teman-teman akan kami posting di blog saya: http://www.kuspratiknyo.blogspot.com .

Semoga pengalaman spiritual teman-teman bisa menambah keyakinan kami dan juga teman-teman yang lain. sebelumnya kami syukuri Alhamdulillahi Jazza Kummullahu Khoiro.




print this page Print this page

2 komentar:

  1. om aku gk bisa follow blognya
    hehehehhe

    BalasHapus
  2. om aku gk bisa follow blognya ni
    gmana ya caranya?
    hehehehehe

    BalasHapus